Katalon Studio
Katalon Studio adalah salah satu software yang digunakan untuk automation testing untuk aplikasi berbasis web dan mobile. Katalon studio dapat dijalankan di semua sistem operasi yaitu windows, linux, dan mac os.
Perbedaan katalon studio dengan yang lain:
- Target pengguna : tidak perlu ahli pemrograman
- Instalasi : didalam katalon studio sudah ada semua yang diperlukan pada software katalon kecuali appium, node.js
- Tampilan : user friendly, banyak menyediakan UI grafis
- Kinerja : sedikit lambat
- Kegunaan dan fungsi :
· Object spy : menangkap objek untuk aplikasi berbasis web dan mobile
· Test data management and data-driven : menyediakan objek file data yang berasal dari file csv,excel, db relasional
· Recording and test generation : merekam dan membuat skrip pengujian berdasarkan apa yang terjadi selama proses perekaman.
- Pelaporan dan analisis : hasil laporan katalon studio dapat di ekspor ke file csv, html, dan pdf. Didalam katalon studio terdapat fitur katalon analytics yaitu memvisualisasikan hasil pelaksanaan tes yang dapat digunakan untuk mendiagnosis dan menjadi informasi yang berguna.
- Integrasi : dapat terintegrasi dengan qTest, JIRA, kobiton.
- Dapat terintegrasi dengan continous integration
Keunggulan :
- Tidak memerlukan keahlian pemrograman
- Test case sudah dengan otomatis terisi sesuai langkah apa yang kita lakukan saat mengetest suatu aplikasi berbasis web dan mobile
- Lebih cepat
- Gratis
- Tampilan yang mudah dimengerti
Kelemahan :
- Ram besar
- Lama dalam menjalankan (karena processor laptop < i3)
- Komunitas belum banyak
- Dokumentasi belum banyak
Fitur — fitur yang terdapat di toolbar katalon studio yang sering digunakan :
- Spy web : menangkap objek saat melakukan testing berbasis web
- Spy mobile : menangkap objek saat melakukan testing berbasis mobile
- Record web : merekam segala aktivitas testing saat melakukan testing berbasis web
- Record mobile : merekam segala aktivitas testing saat melakukan testing berbasis mobile
- Run : menjalankan proses testing yang telah dilakukan
- Debug : mencari dimana letak kesalahan dan memperbaikinya
Tests explorer view yang berisi struktur proyek yang sering digunakan :
- Test case : suatu dokumen yang dibuat setelah melakukan pengetesan
- Object Repository : objek yang digunakan selama pengetesan atau sekumpulan test object.
- Test Suites : sekumpulan test case
- Data files : data yang digunakan selama pengetesan
Langkah — langkah membuat test case dengan record web :
- Pilih file, new, new project
- Klik kanan pada test case dan pilih new
- Pilih record web
- Input nama website pada url
- Pilih firefox untuk start recording
- Pilih run
- Mulai menjalankan test, lakukan test sesuai apa yang diinginkan
- Setelah sudah selesai pilih stop, lalu pilih ok
- Akan muncul jendela add element to object repository, pilih ok
- Katalon akan menggenerate test yang tadi dilakukan ke test case
- Untuk memastikan klik run
- Akan ditampilkan hasilnya, bagaimana statusnya, ada error atau tidak, ada failures atau tidak
Berikut hasil contoh sederhana membuat test case dengan record web :


